Selasa, 06 Mei 2008

Beasiswaku tersendat, adik-adikku pengin sekolah

Mengapa mereka meminta dari masyarakat lain, mengapa jadi begini? Kalau berfikir bahwa negara kita termasuk negara yang kaya sumber alam dengan tanah yang sangat subur, mengapa masyarakat menjadi pengemis?

Mengapa pendidikan jadi mahal untuk masyarakat? Kekayaan negara ini yang seharusnya dipakai untuk menyiapkan masyarakat untuk masa depan kelihatannya bocor (mungkin sampai 30%). Kepedulian pemerintah terhadap pendidikan kelihatannya rendah, terlihat dari anggaran negara untuk pendidikan, dibanding Malaysia 25% dan Thailand 30%.

Mengapa masyarakat tidak berjuang secara berani untuk memberantas korupsi daripada meminta sumbangan terus. Kapan negara kita akan maju kalau solusinya selalu hanya meminta dan kapan kita mau berusaha untuk memperbaiki negara kita kalau tidak dari sekarang dan dimulai dari anda, saya dan kita semua?

Sangat kita sayangkan keterpurukan pendidikan di negeri kita, Ini semua dikarenakan oleh sekelompok oknum yang ingin memperkaya diri sendiri. Oknum tersebut lupa akan penderitaan orang lain.... bukti nyata di lapangan sekarang ini masyarakat jangankan untuk sekolah untuk makan satu hari tiga kali saja susah... namun yang sering saya mendapatkan, kadang pihak pemerintah sudah menyalurkan bea siswa (sudah disunat) namun pihak penyalur masih sempat menahan bea siswa tersebut sampai berbulan-bulan untuk mendapatkan bunga di bank yang masuk kerekening pribadi.

Kapan kita akan merdeka dari korupsi yang sudah terkenal di dunia dan ternyata jauh lebih berbahaya daripada AIDS, karena merusak moral bangsa dan sendi-sendi kehidupan masyarakat. Memang masa depan negara dan pendidikan masyarakat hanya dapat ditingkatkan kalau masyarakat sendiri secara berani memaksakan tanggungjawab pemerintah pada bidang pendidikan ini. Seperti kemerdekaan negara kita dari penjajahan Belanda, tentu tidak akan dikasih begitu saja, kita harus berjuang dan melawan orang-orang yang mencuri masa depan negara kita dalam bentuk pendidikan bermutu untuk semua bangsa.

itu yang sangat kita sayang kan,,,sementara anak-anak para koruptor menyekolahkan anaknya di sekolah-sekolah favorit yang biaya tidak mampu di jangkau oleh masyarakat kelas menengah, bahkan anak-anak penjabat dengan memanfaatkan jabatnnya menyekolahkan anaknya sampai keluar negeri...
mohon tanggapan teman-teman lain...

salam,
Anjar>Penyambung Lidah Rakyat

Tidak ada komentar: